Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Uncategorized/Runtuhnya Nilai Tukar Rupiah: Analisis Kombinasi Faktor Eksternal dan Internal, Menurut Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H.  

Runtuhnya Nilai Tukar Rupiah: Analisis Kombinasi Faktor Eksternal dan Internal, Menurut Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H.  

By admin
Juni 11, 2026
0

Tekanan Global Bertemu Kerentanan Domestik: Dua Kekuatan Penyebab, Solusi Tegas Diperlukan

GADA HUKUM – JAKARTA, 11 JUNI 2026 – Pelemahan rupiah hingga ke titik terendah sejarah bukan kebetulan, melainkan akibat tekanan luar dan kelemahan dalam yang saling menguatkan. Menurut Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., masalah ini hanya akan tuntas jika akar penyebabnya diperbaiki secara bersamaan dan mendasar.

“Rupiah jatuh karena ada tekanan kuat dari luar sekaligus pondasi kita di dalam belum kokoh. Keduanya berjalan beriringan dan memperparah dampak satu sama lain. Tidak ada gunanya menyalahkan salah satu saja, solusinya harus menyasar keduanya,” tegas Oki.

Faktor Eksternal: Tekanan Tak Terelakkan

Pemicu utamanya adalah kebijakan Amerika Serikat yang mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka panjang. Hal ini menarik modal dunia keluar dari negara berkembang, termasuk Indonesia, menuju aset dolar yang lebih aman dan menguntungkan. Ditambah ketegangan geopolitik dan lonjakan harga energi dunia, kebutuhan devisa kita makin besar, sementara pemasukan dari ekspor justru menurun.

“Ini hukum pasar global. Saat risiko dunia naik, modal lari ke dolar. Kita tidak bisa melawan arus, tapi kita harus punya ketahanan agar tidak hanyut terbawa arus,” jelasnya.

Faktor Internal: Kelemahan yang Memperparah

Guncangan luar menjadi dahsyat karena kondisi dalam negeri masih rapuh. Pertama, struktur perdagangan lemah: ekspor masih bahan mentah bernilai rendah, impor barang modal dan energi tak tergantikan, sehingga neraca selalu tertekan. Kedua, terlalu bergantung pada modal asing: pasar keuangan sangat bergantung dana luar; saat mereka pergi, rupiah langsung ambruk, dan belum ada penyangga dana dalam negeri yang kuat. Ketiga, ketidakpastian hukum dan aturan: perubahan kebijakan yang tidak konsisten dan penegakan hukum yang belum pasti dianggap risiko tinggi oleh investor, membuat kita kalah saing dengan negara lain. Keempat, ekonomi belum terdiversifikasi: masih bertumpu pada sektor yang rentan, belum beralih ke industri bernilai tambah tinggi.

“Pondasi kita belum kuat. Angin kencang sedikit saja dari luar, ekonomi langsung bergoyang. Masalah utamanya ada di sini,” tegas Oki.

Lingkaran Setan yang Mematikan

Kombinasi keduanya menciptakan siklus buruk: harga dunia naik menyebabkan impor makin mahal, defisit melebar, kepercayaan turun, modal kabur, rupiah jatuh, harga dalam negeri naik, hingga ekonomi melambat. Kebijakan menaikkan suku bunga hanya menunda jatuhnya, tidak menyembuhkan penyakitnya.

“Obat pereda nyeri tidak menyembuhkan penyakit. Selama struktur tidak diubah, rupiah akan terus rentan,” tandasnya.

Solusi Tegas dan Nyata

Menurut Oki Prasetiawan, pemulihan mutlak hanya bisa dicapai dengan langkah-langkah berikut. Pertama, transformasi ekonomi total: percepat hilirisasi industri agar ekspor bernilai tinggi dan tidak lagi bergantung harga komoditas dunia. Kurangi drastis ketergantungan impor dengan membangun produksi dalam negeri, terutama sektor energi dan barang modal.

Kedua, penguatan hukum dan kepastian mutlak: tetapkan aturan yang jelas, tetap, dan tidak berubah-ubah. Penegakan hukum harus adil dan tegas. “Kepastian hukum adalah modal ekonomi paling mahal. Tanpa ini, investor akan kabur dan kepercayaan tak akan kembali,” ujarnya.

Ketiga, kemandirian pembiayaan: kurangi ketergantungan utang dan modal asing. Bangun kekuatan dana domestik melalui tabungan masyarakat dan investasi dalam negeri sebagai penyangga utama ekonomi.

Keempat, diversifikasi ekonomi: jangan hanya bertumpu pada satu sektor. Kembangkan berbagai industri dan jasa agar saat satu sektor terguncang, sektor lain bisa menopang.

Kesimpulan

“Rupiah tidak jatuh karena musuh, tapi karena kita belum cukup kuat. Perbaikilah struktur ekonomi dan hukum di dalam negeri, barulah kita mampu berdiri tegak meski badai datang sekeras apa pun. Kuncinya: perbaiki kerentanan dalam dan bangun ketahanan menghadapi tekanan luar. Tanpa ini, stabilitas hanya mimpi,” pungkas Oki Prasetiawan.

Redaksi

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Bernilai Miliaran Rupiah, Ribuan Jiwa Berhasil Diselamatkan

Next

Wakapolres Lubuk Linggau Cek Ruang Tahanan, Pastikan Pengamanan Berjalan Optimal

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G, Dua Terduga Pelaku Diamankan
    oleh admin
    Juni 22, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Baca Selengkapnya: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Baca Selengkapnya: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
  • Warungkiara Matangkan Konsep Wisata Terintegrasi, Potensi Desa Disiapkan Jadi Daya Tarik Baru Sukabumi
    GADA HUKUM – Sukabumi – Pemerintah Kecamatan Warungkiara terus mematangkan… Baca Selengkapnya: Warungkiara Matangkan Konsep Wisata Terintegrasi, Potensi Desa Disiapkan Jadi Daya Tarik Baru Sukabumi

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme