Prioritaskan CKG dan SPM 100 Persen, Kepala Puskesmas Warungkiara Siapkan Tim Khusus
GADA HUKUM.COM
SUKABUMI — Puskesmas Warungkiara terus melakukan pembenahan dan penguatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Warungkiara. Sejumlah program prioritas disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mengejar target capaian program kesehatan, Jumat (21/8/2026).
Kepala Puskesmas Warungkiara, Nur Firma Utami, S.Gz., mengatakan salah satu program yang menjadi fokus utama adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hal tersebut dilakukan menyusul capaian CKG Puskesmas Warungkiara yang sebelumnya masih berada di posisi lima terbawah.
Untuk meningkatkan capaian tersebut, pihaknya menyiapkan inovasi melalui pembentukan sejumlah tim khusus. Setiap tim terdiri dari lima orang yang akan diterjunkan secara langsung ke tengah masyarakat maupun sekolah-sekolah untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan.
“Untuk CKG, kami akan membentuk tim yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tim ini nantinya turun langsung ke masyarakat dan sekolah untuk meningkatkan capaian pemeriksaan kesehatan,” ujar Nur Firma Utami.
Selain CKG, Puskesmas Warungkiara juga memperkuat sistem pelayanan melalui pembentukan tim berdasarkan klaster, mulai dari Klaster 1 hingga Klaster 5. Penguatan juga dilakukan pada tim manajemen agar pembagian tugas, koordinasi, serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
Dalam pelayanan dasar kesehatan, Puskesmas Warungkiara turut menargetkan capaian 100 persen untuk 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Nur Firma Utami juga menekankan pentingnya kedisiplinan seluruh tenaga kesehatan dan petugas pelayanan. Seluruh staf diharapkan sudah siap memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) mulai pukul 08.00 WIB.
Sebagai bentuk keteladanan, dirinya mengaku berupaya hadir lebih awal, yakni sekitar pukul 07.30 WIB, sebelum pelayanan kepada masyarakat dimulai.
“Disiplin menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan. Saya berusaha datang lebih awal agar dapat memberikan contoh kepada seluruh staf,” katanya.
Tak hanya melakukan pembenahan internal, Puskesmas Warungkiara juga akan memperkuat sinergi lintas sektor. Koordinasi dan komunikasi akan ditingkatkan bersama pihak kecamatan, pemerintah desa, kader kesehatan, serta OPD Dalduk.
Mulai pekan berikutnya, jajaran Puskesmas Warungkiara juga berencana melakukan kunjungan dan koordinasi langsung ke desa-desa. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi, persoalan, serta kebutuhan pelayanan kesehatan yang dihadapi masyarakat secara langsung.
Nur Firma Utami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas Warungkiara. Kritik, saran, dan masukan dari masyarakat dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
“Masukan dari masyarakat sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan agar kualitas pelayanan Puskesmas Warungkiara ke depan semakin baik,” pungkasnya.
Reporter: Rzl