Deteksi Lewat Siaran Langsung TikTok: Rencana Tawuran Digagalkan, Pelajar Bawa Senjata Tajam Diamankan Polres Bekasi Kota

GADA HUKUM KOTA BEKASI – Kewaspadaan tinggi jajaran Polres Metro Bekasi Kota dalam memantau ruang digital kembali membuahkan hasil nyata. Tim 1 Patroli Perintis Presisi Satuan Samapta sukses menggagalkan rencana tawuran antarpelajar yang sebelumnya diumumkan dan disiarkan secara langsung melalui akun media sosial TikTok. Berbekal informasi tersebut, petugas bergerak cepat dan meringkus seorang siswa yang kedapatan membawa senjata tajam di lokasi yang ditentukan, Jumat (5/6/2026) sore sekitar pukul 18.15 WIB.
Penindakan ini dilakukan atas perintah Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., dan dipimpin langsung oleh Kepala Tim 1 Perintis Presisi, Ipda Dwi Susanto. Kronologi kejadian bermula saat tim patroli siber sedang memantau aktivitas akun‑akun yang berpotensi mengganggu ketertiban. Saat pemantauan berlangsung, terdeteksi siaran langsung yang menayangkan sekelompok remaja sedang berkumpul sambil mengajak kelompok lain bertikai di kawasan Perumahan Vida, tepatnya di Jalan Alun‑alun Selatan Pasar Alam Vida Bekasi, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya.
Merespons ancaman yang sangat nyata tersebut, Ipda Dwi Susanto segera mengerahkan pasukan taktis menggunakan kendaraan roda dua menuju lokasi. Kehadiran petugas yang dibantu oleh warga masyarakat sekitar yang kooperatif, membuat kelompok remaja tersebut panik dan langsung membubarkan diri berhamburan ke berbagai arah. Berkat pengepungan yang rapi, satu orang pelaku berhasil diputus aksinya dan diamankan sebelum sempat berhadapan dengan kelompok lawan.
Pelaku yang berhasil dibekuk berinisial RTK (15 tahun), masih berstatus siswa aktif di SMPN 41 Kota Bekasi dan beralamat di Kelurahan Rawalumbu. Dari penggeledahan yang dilakukan, remaja tersebut kedapatan membawa senjata tajam yang disiapkan untuk digunakan dalam tawuran. Berkat kecepatan dan ketelitian kepolisian, potensi pertumpahan darah berhasil diredam tuntas di lokasi kejadian.(red)