Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Breaking News/EDDY WIJAYA BERSAMA DR. DEWI TENTY SEPTI ARTIANY DI PODCAST EDSHAREON: TINJAUAN KRITIS TATA KELOLA KOPERASI DESA MERAH PUTIH

EDDY WIJAYA BERSAMA DR. DEWI TENTY SEPTI ARTIANY DI PODCAST EDSHAREON: TINJAUAN KRITIS TATA KELOLA KOPERASI DESA MERAH PUTIH

By admin
Agustus 5, 2026
0

Antara Tujuan Strategis Ekonomi Kerakyatan dan Tantangan Prinsip Kemandirian Anggota

JAKARTA, 5 AGUSTUS 2026 — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai kebijakan strategis pemerintah guna memutus rantai perantara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Namun, pengamat koperasi menilai pola pembentukan dan tata kelola di lapangan masih menyisakan persoalan mendasar yang berpotensi menyimpang dari prinsip dasar perkoperasian internasional.

Dalam wawancara bersama Eddy Wijaya di Podcast EdShareOn, Dr. Dewi Tenty Septi Artiany, S.H., M.H., M.Kn., menguraikan bahwa model operasional KDKMP saat ini lebih menyerupai badan usaha bentukan birokrasi, ketimbang lembaga ekonomi yang tumbuh dari kesadaran dan kebersamaan anggota.

“Setiap koperasi, tanpa memandang skala usahanya, harus berlandaskan prinsip yang sama. Hakikat koperasi adalah persekutuan anggota, bukan sekadar pengumpulan modal,” tegas Dewi Tenty.

Pembentukan Berbasis Instruksi Mengabaikan Prinsip Sukarela

Dewi Tenty menyoroti sejumlah penyimpangan terhadap tujuh prinsip dasar International Cooperative Alliance. Pertama, pembentukan masif melalui arahan pusat guna mengejar target di 81.000 desa dinilai mengabaikan prinsip keanggotaan sukarela. Masyarakat dimasukkan menjadi anggota tanpa pemahaman memadai tentang hak dan kewajibannya.

Kedua, pengaturan struktur dan tujuan usaha yang dipaketkan sejak awal mencederai prinsip pengelolaan demokratis. Kewenangan musyawarah anggota menjadi terbatas, sementara penunjukan Kepala Desa sebagai pengawas berpotensi mengintervensi otonomi koperasi.

Hilangnya Kepemilikan Anggota Tanpa Simpanan Pokok

Penghapusan kewajiban simpanan pokok karena modal sepenuhnya bersumber dari pemerintah menjadi titik lemah lainnya. Simpanan pokok merupakan simbol kepemilikan yang menumbuhkan rasa memiliki anggota terhadap lembaga. Tanpa kontribusi modal dari warga, koperasi berisiko dipandang sebagai program bantuan negara, bukan milik bersama.

Gerai Belum Berfokus pada Pemberdayaan Produk Lokal

Dewi Tenty juga mengamati gerai KDKMP saat ini lebih banyak menjual barang pabrikan, alih‑alih menjadi pusat pemasaran hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM desa. Hal ini terjadi karena tekanan waktu peresmian tanpa perencanaan rantai pasok yang matang, sehingga tujuan memberdayakan ekonomi lokal menjadi tidak tercapai.

Menurutnya, ketidakpastian arah KDKMP muncul karena belum adanya cetak biru tata kelola koperasi nasional yang komprehensif, sehingga kebijakan terkait tampak belum konsisten.

Rekomendasi: Sinergi dengan Koperasi Besar yang Berpengalaman

Agar KDKMP berjalan sesuai hakikat perkoperasian, Dewi Tenty menyarankan pemerintah menerapkan prinsip kerja sama antar‑koperasi. Koperasi besar yang telah mapan dan tergabung dalam Forum Komunikasi Koperasi Besar Indonesia dapat menjadi mitra pembinaan bagi pengurus desa, guna menanamkan pemahaman tentang manajemen dan nilai‑nilai dasar koperasi.

“Pemerintah sebaiknya memfasilitasi kolaborasi antara koperasi besar yang sudah matang dengan KDKMP. Biarkan mereka yang memahami roh perkoperasian memberikan pendampingan, bukan diserahkan kepada pihak yang belum memahami esensi lembaga ini,” pungkas Dewi Tenty.

Simak wawancara selengkapnya:
🔗 https://youtu.be/Qk5wm2mAbgw?si=GjFq3wZ-fGj5jjRD

Informasi lebih lanjut:
🌐 https://edshareon.com/

Sukses itu, hanya masalah waktu.

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan HUT Ke-81 RI di Kampung Cikiwul Tonggoh RW 01

Next

Nekat Bobol Rumah Ayah Kandung, Pria di Kampar Dibekuk Polisi Bersama Mobil Curian

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Aksi Cepat Tanggap, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Wilayah Senaning
    oleh admin
    Agustus 31, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
    GADA HUKUM.COM Sukabumi – Yusuf Taojiri resmi dilantik sebagai Kepala… Read more: Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Read more: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Read more: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme