Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Nasional/Flores di Cincin Api: Saatnya Membangun Politik Kebencanaan

Flores di Cincin Api: Saatnya Membangun Politik Kebencanaan

By admin
Agustus 16, 2026
0

GADA HUKUM.COM

Manche Kota

Ketum Wuamesu Indonesia

Cincin Api

Gempa yang kembali mengguncang Flores seharusnya tidak hanya membuat kita bertanya: berapa magnitudonya, di mana pusatnya, dan apakah ada kerusakan? Ada pertanyaan yang jauh lebih mendasar: sampai kapan kita hanya sibuk menanggulangi bencana setelah bencana terjadi?

Flores berada di kawasan dengan aktivitas tektonik dan vulkanik yang tinggi. Gempa bumi, letusan gunung api, longsor, banjir, kekeringan hingga potensi tsunami bukan peristiwa yang sepenuhnya asing. Karena itu, kebencanaan tidak boleh lagi ditempatkan semata-mata sebagai persoalan keadaan darurat. Kita membutuhkan perubahan paradigma dari “penanggulangan bencana” menuju “politik kebencanaan”.

Selama ini pola yang dominan masih reaktif gempa terjadi, pemerintah dan masyarakat bergerak, posko didirikan, bantuan dikumpulkan, korban dievakuasi, kerusakan didata, kemudian dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi. Semua itu penting. Tetapi jika berhenti di sana, kita seperti terus-menerus menyediakan ambulans di bawah jurang tanpa serius membangun pagar pengaman di atasnya.

Politik Kebencanaan

Resiko bencana harus masuk ke jantung pengambilan keputusan politik dan pembangunan. Ia harus menentukan bagaimana pemerintah menyusun anggaran, tata ruang, standar bangunan, pembangunan sekolah dan rumah sakit, infrastruktur jalan dan jembatan, permukiman, hingga kebijakan investasi.

Pertama, regulasi harus berbasis risiko. Daerah rawan gempa membutuhkan standar bangunan tahan gempa yang bukan sekadar tertulis dalam aturan, tetapi benar-benar diawasi penerapannya. Jangan sampai izin bangunan diberikan tanpa mempertimbangkan peta risiko, kondisi geologi dan jalur evakuasi.

Kedua, edukasi kebencanaan harus dimulai sejak sekolah. Anak-anak Flores semestinya memahami apa yang harus dilakukan ketika gempa terjadi sebagaimana mereka memahami pelajaran dasar lainnya. Simulasi gempa, tsunami, erupsi dan kebakaran harus menjadi kegiatan rutin, bukan seremoni setahun sekali.

Ketiga, kebencanaan harus menjadi gerakan sosial dan budaya. Gereja, masjid, komunitas adat, pemerintah desa, sekolah, organisasi pemuda dan keluarga harus mempunyai pengetahuan dasar mengenai mitigasi, titik kumpul, jalur evakuasi serta kelompok masyarakat yang harus terlebih dahulu diselamatkan.

Keempat, APBD harus mencerminkan tingkat risiko daerah. Jangan menunggu bencana baru sibuk mencari anggaran. Investasi untuk mitigasi mungkin tidak terlihat semenarik pembangunan gedung atau monumen, tetapi satu bangunan sekolah yang tahan gempa dapat menyelamatkan ratusan anak ketika bencana benar-benar datang.

Habitus Baru

Kita juga perlu mengubah cara masyarakat memandang bencana. Bagi wilayah seperti Flores, bencana harus dipahami seperti sebuah “musim” bukan berarti pasrah atau menganggap korban sebagai sesuatu yang wajar, melainkan menerima kenyataan bahwa ancamannya selalu ada sehingga kesiapsiagaan menjadi bagian dari keseharian.

Orang yang hidup di daerah dengan musim hujan menyiapkan diri sebelum hujan datang. Demikian pula masyarakat yang hidup di wilayah rawan gempa harus membangun rumah, sekolah, kota, kebiasaan dan sistem pemerintahannya dengan kesadaran bahwa gempa dapat datang kapan saja.

Karena kita mungkin tidak mampu menghentikan gempa, tetapi kita mampu mencegah gempa berubah menjadi tragedi kemanusiaan berskala besar.

Gempa adalah peristiwa alam. Tetapi besarnya korban dan kerusakan sering kali merupakan persoalan tata kelola.

Sudah waktunya Flores tidak hanya memiliki strategi penanggulangan bencana, tetapi membangun politik kebencanaan regulasinya siap, anggarannya siap, infrastrukturnya siap, sekolahnya siap, masyarakatnya siap, dan budayanya pun terbiasa hidup dengan kesadaran risiko.

Kita tidak dapat memilih apakah bumi akan berguncang. Tetapi kita dapat memilih apakah ketika bumi berguncang, masyarakat Flores sudah siap atau kembali menjadi korban karena ketidaksiapan yang terus berulang.

Red

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Sambut HUT Ke-81 RI di Tapal Batas, Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Polsek, PLBN Badau, Kecamatan dan Pelajar Matangkan Persiapan Upacara 17 Agustus

Next

Rumah Warga Sukamaju Ambruk, Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Aksi Cepat Tanggap, Pos Kout Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Wilayah Senaning
    oleh admin
    Agustus 31, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
    GADA HUKUM.COM Sukabumi – Yusuf Taojiri resmi dilantik sebagai Kepala… Read more: Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Read more: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Read more: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme