Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Breaking News/KRIMINALISASI JURNALIS DI MATA OKI PRASETIAWAN: ANCAMAN NYATA BAGI DEMOKRASI DAN HAK PUBLIK  

KRIMINALISASI JURNALIS DI MATA OKI PRASETIAWAN: ANCAMAN NYATA BAGI DEMOKRASI DAN HAK PUBLIK  

By admin
September 10, 2026
0

GADA HUKUM.COM

Soroti Mutasi Represi ke Ranah Hukum, Pengamat Hukum Juga Ingatkan: Pers Tak Boleh Jadi Tameng untuk Memeras Lewat Modus Hapus Berita

JAKARTA, 09 SEPTEMBER 2026 — Pola represi terhadap kebebasan pers di Indonesia dinilai telah bergeser ke arah yang kian mengkhawatirkan. Menanggapi fenomena tersebut, Pengamat Hukum Oki Prasetiawan, S.M., S.H., M.H., CLMA., CLA. mengingatkan bahwa maraknya pembungkaman jurnalis lewat jalur peradilan merupakan langkah mundur yang mencederai hak konstitusional masyarakat untuk mengetahui kebenaran.

Ancaman Hibrida: Jerat Hukum dan Teror Siber

Menurut Oki, ancaman yang dihadapi pekerja media kini bersifat hibrida. Jurnalis tidak hanya menghadapi intimidasi fisik konvensional, tetapi juga dikepung oleh teror digital di ruang siber serta jerat hukum melalui pasal-pasal karet yang multitafsir.

“Ketika instrumen hukum dipolitisasi untuk membidik jurnalis yang sedang mengungkap kebenaran, akan muncul efek gentar. Akibat ketakutan ini, ruang redaksi terpaksa menempuh swasensor demi keselamatan, yang lambat laun melumpuhkan fungsi pers selaku kontrol sosial,” ungkap Oki dalam wawancara pada Rabu, 9 September 2026.

Dua Sisi Mata Uang: Lindungi Pers, Tangkal Penyalahgunaan

Namun di sisi lain, Oki juga memberikan catatan kritis dan edukasi penting bagi ekosistem media. Ia menegaskan bahwa kebebasan pers dan payung hukum perlindungan jurnalis sama sekali tidak boleh dijadikan tameng berlindung bagi oknum yang menyalahgunakan profesi ini untuk kepentingan pribadi yang melanggar hukum.

“Perlindungan hukum itu melekat pada kerja jurnalistik yang berintegritas. Undang-Undang Pers tidak boleh dijadikan tameng oleh oknum yang berniat memeras, menakut-nakuti, atau melakukan negosiasi terselubung dengan modus menghapus berita demi keuntungan materi. Praktik manipulatif seperti itu jelas bukan jurnalisme, melainkan tindak pidana murni,” tegas Oki secara lugas.

Jalur Konstitusional Wajib Dihormati

Guna menjaga marwah pers dari kedua sisi ancaman—baik represi dari luar maupun pembusukan dari dalam—Oki mendesak komitmen institusi penegak hukum untuk tetap tunduk pada asas hukum khusus yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ketika menangani sengketa produk informasi yang murni. Ia menggarisbawahi bahwa seluruh keberatan terkait produk jurnalistik yang sah wajib diselesaikan terlebih dahulu melalui koridor regulasi pers dan mekanisme kode etik profesi.

“Koridor konstitusional yang sah untuk produk jurnalistik adalah melalui hak jawab dan hak koreksi. Menyeret karya jurnalistik yang benar langsung ke ranah pidana umum tanpa menempuh jalur kekhususan tersebut melanggar komitmen negara hukum. Namun sebaliknya, jika ada oknum yang terbukti melakukan pemerasan, penegak hukum harus bertindak tegas karena itu sudah masuk ranah kriminalitas umum,” tambahnya.

Sinergi Menjaga Lentera Demokrasi

Di akhir penjelasannya, Oki menyerukan pentingnya sinergi jangka panjang antara elemen masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi pers. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk membangun benteng pertahanan hukum yang bersih sekaligus menyaring ekosistem pers agar tetap sehat dan dipercaya publik.

“Melindungi keselamatan dan independensi jurnalis adalah ikhtiar menjaga lentera demokrasi. Namun, menjaga agar pers tidak disalahgunakan sebagai alat pemerasan adalah kewajiban kita bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap kebenaran informasi,” pungkas Oki.

Redaksi

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Tanggap Bencana, Pos Sei Beruang Satgas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Polri dan Pemadam Kebakaran Padamkan Karhutla

Next

Diduga Tak Kuat Menanjak, L300 Terguling dan Tabrak Setrada di Warungkiara

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • 36 Tahun Mengabdi, Perumda Air Minum TJM Perkuat Kemandirian dan Pelayanan
    oleh admin
    September 28, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
    GADA HUKUM.COM Sukabumi – Yusuf Taojiri resmi dilantik sebagai Kepala… Read more: Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Read more: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Read more: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme