Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Pendidikan/MI Tanjungsari Menanti Uluran Perhatian, Siswa Masih Belajar di Tengah Bangunan yang Memprihatinkan

MI Tanjungsari Menanti Uluran Perhatian, Siswa Masih Belajar di Tengah Bangunan yang Memprihatinkan

By admin
Juli 8, 2026
0

GADA HUKUM.COM

SUKABUMI – Di tengah gencarnya berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang terus digaungkan pemerintah, masih terdapat sekolah yang harus berjuang dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan. Salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tanjungsari yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pantauan di lokasi pada Selasa (8/7/2026) memperlihatkan kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Lantai ruang kelas dan teras terlihat pecah, plafon di beberapa titik mengalami kerusakan hingga memperlihatkan rangka atap, sementara dinding bangunan mulai retak dan mengalami pelapukan. Kondisi tersebut dinilai sudah tidak layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Meski demikian, aktivitas pendidikan tetap berlangsung. Para guru tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, sementara para siswa tetap datang ke sekolah untuk menuntut ilmu di tengah keterbatasan fasilitas yang ada. Namun, kondisi bangunan yang semakin rapuh menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan seluruh warga sekolah.

Ironisnya, menurut keterangan warga sekitar, kondisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Hingga kini belum terlihat adanya rehabilitasi besar yang mampu mengembalikan fungsi bangunan sebagai tempat belajar yang aman dan nyaman.

Kepala MI Tanjungsari, Nuraisah, S.Pd.I., M.Pd., mengaku prihatin dengan kondisi sekolah yang dipimpinnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak sekolah tetap berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada para peserta didik.

“Kami sebagai tenaga pendidik tentu sangat prihatin melihat kondisi bangunan sekolah yang semakin hari semakin memprihatinkan. Namun, di tengah keterbatasan ini kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada anak-anak. Keselamatan dan kenyamanan peserta didik menjadi harapan terbesar kami,” ujar Nuraisah.

Menurutnya, para guru tetap menjalankan proses pembelajaran dengan penuh tanggung jawab meskipun harus menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.

“Guru-guru tetap mengajar dengan penuh semangat, begitu juga anak-anak yang tetap antusias datang ke sekolah. Akan tetapi, kami tidak bisa menutup mata bahwa kondisi bangunan ini sudah membutuhkan rehabilitasi total. Kami khawatir apabila dibiarkan terlalu lama, akan membahayakan keselamatan warga sekolah,” katanya.

Nuraisah berharap pemerintah segera memberikan perhatian nyata terhadap kondisi MI Tanjungsari.

“Kami memohon kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar dapat meninjau langsung kondisi sekolah kami. Besar harapan kami agar MI Tanjungsari memperoleh bantuan rehabilitasi atau pembangunan gedung baru sehingga anak-anak dapat belajar dengan aman, nyaman, dan lebih semangat dalam meraih cita-cita mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak para dermawan, perusahaan, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, maupun masyarakat luas untuk bersama-sama membantu memperbaiki fasilitas sekolah demi masa depan anak-anak.

“Kami membuka pintu bagi siapa pun yang ingin membantu. Sekecil apa pun bentuk kepedulian akan sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak di MI Tanjungsari. Kami berharap semoga ada jalan terbaik agar sekolah ini dapat berdiri lebih kokoh dan menjadi tempat belajar yang layak bagi generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Keprihatinan serupa disampaikan oleh salah seorang warga Desa Tanjungsari yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, kondisi bangunan sekolah tersebut sudah lama menjadi perhatian masyarakat, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai.

“Kami sedih melihat anak-anak masih harus belajar di bangunan seperti ini. Plafonnya sudah banyak yang rusak, lantainya pecah, dan kami khawatir sewaktu-waktu bisa membahayakan keselamatan siswa maupun guru. Kami berharap pemerintah tidak hanya menerima laporan, tetapi datang langsung melihat kondisi sekolah ini,” ungkapnya.

Warga juga berharap agar perhatian terhadap dunia pendidikan tidak berhenti pada program dan seremoni semata, tetapi diwujudkan melalui pembangunan sarana pendidikan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Keberadaan MI Tanjungsari menjadi potret bahwa pemerataan pembangunan pendidikan masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar. Di balik berbagai capaian dan indikator pembangunan, masih ada sekolah yang membutuhkan perhatian mendesak agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan bermartabat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Agama segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil langkah konkret untuk merehabilitasi atau membangun kembali gedung MI Tanjungsari.

Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Sudah semestinya setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama untuk belajar di ruang kelas yang aman, layak, dan mendukung tumbuh kembang mereka. Kondisi MI Tanjungsari menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan tidak cukup diukur dari kebijakan dan angka statistik, tetapi dari hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat hingga ke pelosok daerah

Redaktur:Asep lodaya

Tags:

Dinas Pendidikan
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Seleksi Taruna Akpol NTT, Antara Kepatuhan Aturan dan Harapan Masyarakat Daerah

Next

PERKUAT KEKOMPAKAN KARYAWAN, PT DOOSAN JAYA SUKABUMI GELAR LOMBA VOLI MENYAMBUT HUT KEMERDEKAAN KE-81

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Musyawarah Difasilitasi Pemdes Kertamukti, Pengelola PLTMH Siap Perbaiki Jalan Ubrug–Kertamukti
    oleh admin
    Juli 17, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Baca Selengkapnya: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Baca Selengkapnya: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
  • Wujudkan Toleransi dan Gotong Royong, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak
    GADA HUKUM.COM KAPUAS HULU – Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat… Baca Selengkapnya: Wujudkan Toleransi dan Gotong Royong, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme