Minggu Pagi di Unpad Jatinangor, Olahraga Sekaligus Berburu Kuliner di Pasar Kaget
GADA HUKUM.COM
SUMEDANG, Minggu 27 September 2026 – Kawasan Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor kembali dipadati masyarakat pada Minggu pagi. Tidak hanya mahasiswa, warga sekitar hingga pengunjung dari luar Jatinangor memanfaatkan suasana pagi untuk berolahraga sekaligus menikmati berbagai kuliner dan berbelanja di Pasar Wisata Jatinangor atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pasar Unpad (Paun).
Sejak pagi, aktivitas masyarakat sudah terlihat di sejumlah kawasan kampus. Udara yang relatif sejuk, lingkungan yang luas dan suasana asri menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dari arah Gerbang A Gedung Rektorat Unpad, suasana berbeda terlihat ketika memasuki kawasan menuju Kiarapayung. Aktivitas olahraga masyarakat tampak cukup ramai, sementara di luar area kampus keramaian juga terlihat dari aktivitas Pasar Unpad yang berlangsung setiap Minggu pagi.
Beragam kegiatan olahraga dilakukan masyarakat, mulai dari jogging, bersepeda, badminton, basket, voli hingga senam bersama komunitas. Sejumlah komunitas lokal maupun dari luar daerah juga kerap memanfaatkan kawasan tersebut untuk kegiatan olahraga bersama dengan mengajukan izin kepada pihak terkait.
Harya, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran angkatan 2025, mengatakan dirinya rutin menghabiskan waktu Minggu pagi di kawasan Unpad. Selain berolahraga, ia juga menyempatkan diri menikmati kuliner dan berbelanja di Pasar Unpad.
“Biasanya setiap hari Minggu saya olahraga, sekaligus kulineran di pasar kaget depan kampus. Harganya murah, sesuai dengan budget mahasiswa dan pilihan dagangannya juga beragam,” ujar Harya.
Hal serupa disampaikan Hema, salah seorang warga yang datang bersama anaknya. Menurutnya, kawasan Unpad menjadi pilihan karena lokasinya cukup dekat dari rumah, luas dan nyaman untuk beraktivitas pada pagi hari.
“Unpad itu luas, udaranya juga enak. Saya tadi sekitar jam 6 pagi sudah di sini. Tempatnya luas dan dekat dari rumah. Yang paling penting murah, karena olahraga di sini tidak bayar,” katanya.
Selain aktivitas olahraga, keberadaan Pasar Wisata Jatinangor menjadi daya tarik lain bagi masyarakat. Pasar yang hanya beroperasi pada Minggu pagi hingga menjelang siang tersebut menawarkan berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif terjangkau.
Berbagai jenis dagangan tersedia di Paun, mulai dari makanan berat, buah-buahan, jajanan, pakaian, sepatu, sandal hingga perabotan rumah tangga. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai permainan anak, seperti odong-odong, kereta mainan dan penyewaan kuda.
Para pedagang umumnya mulai berdatangan sekitar pukul 06.00 WIB untuk menata barang dagangan. Aktivitas pasar kemudian semakin ramai hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
Tingginya jumlah pedagang dan pengunjung pada waktu tersebut juga berdampak terhadap arus lalu lintas. Sebab, aktivitas perdagangan berada di sisi kanan dan kiri ruas jalan sehingga pada jam-jam tertentu terjadi kepadatan kendaraan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat untuk datang. Pengunjung tetap terlihat antusias berkeliling, menikmati kuliner hingga berburu berbagai kebutuhan dengan harga yang dianggap ramah di kantong.
Keberadaan Paun juga tidak hanya dikenal oleh masyarakat Jatinangor. Pengunjung dari sejumlah wilayah di luar kawasan tersebut turut datang karena lokasinya strategis dan mudah dijangkau.
Perpaduan antara aktivitas olahraga di kawasan Unpad dan suasana Pasar Unpad membuat Minggu pagi di Jatinangor menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menikmati waktu luang bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Bagi sebagian warga, cukup dengan datang sejak pagi, berolahraga, menikmati suasana kampus, kemudian mencicipi kuliner dan berbelanja di pasar kaget, Minggu pagi di kawasan Unpad sudah menjadi kegiatan rekreasi sederhana yang sehat sekaligus ekonomis.
Reporter: Pv Isep