Musdes Pilkades PAW Desa Cibolang Berjalan Kondusif, Yusuf Taojiri Terpilih Pimpin Desa Hingga 2030

GADA HUKUM.
SUKABUMI – Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan mendapat pengamanan dari aparat keamanan sehingga proses demokrasi di tingkat desa berjalan aman hingga selesai.
Kegiatan yang mengusung tema “Terwujudnya Desa Cibolang yang Mandiri, Maju, dan Sejahtera” itu digelar di SDN 1 Mangkalaya dengan diikuti 121 peserta Musdes yang berasal dari sembilan unsur kelembagaan masyarakat. Seluruh peserta yang memiliki hak pilih hadir 100 persen untuk menentukan kepala desa yang akan melanjutkan sisa masa jabatan hingga tahun 2030.
Dalam kontestasi Pilkades PAW tersebut, terdapat tiga kandidat yang bersaing, yakni Yusuf Taojiri nomor urut 1, Suharyo nomor urut 2, dan Ardiansyah nomor urut 3.
Setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai dilaksanakan, panitia kemudian menyerahkan hasil pemilihan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cibolang sebagai bagian dari tahapan akhir Musdes.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Yusuf Taojiri berhasil meraih dukungan terbanyak dengan perolehan 65 suara. Sementara Ardiansyah memperoleh 47 suara dan Suharyo mendapatkan 9 suara. Dengan hasil tersebut, Yusuf Taojiri resmi ditetapkan sebagai Kepala Desa Cibolang Pergantian Antar Waktu yang akan melanjutkan masa jabatan hingga tahun 2030.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mochamad Reza Taojiri, turut mengapresiasi jalannya pelaksanaan Pilkades PAW yang dinilai berlangsung demokratis serta mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat.
“Alhamdulillah pelaksanaan Pilkades PAW Desa Cibolang hari ini berjalan dengan baik. Antusiasme peserta sangat tinggi, seluruh tahapan berlangsung tertib, aman, dan demokrasi di Desa Cibolang dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati.
“Kita harus bersama-sama menjunjung tinggi sportivitas. Dalam demokrasi tentu ada yang memperoleh amanah dan ada yang belum berhasil. Bagi yang terpilih semoga mampu menjalankan tugas dengan baik serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sedangkan yang belum berhasil tetap semangat karena masih memiliki kesempatan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Desa Cibolang di masa mendatang,” pungkas politisi Fraksi Golkar tersebut.
Redaktur:Asep lodaya