Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Breaking News/Podcast EdShareOn, Eddy Wijaya Angkat Topik MBG: MBG Watch Minta Program Dihentikan Sementara Demi Selamatkan APBN

Podcast EdShareOn, Eddy Wijaya Angkat Topik MBG: MBG Watch Minta Program Dihentikan Sementara Demi Selamatkan APBN

By admin
Juli 1, 2026
0

Perbaikan Sistem Kunci Utama, Bukan Sekadar Pergantian Pimpinan

Jakarta, 1 Juli 2026 – Sorotan terhadap penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diangkat secara mendalam oleh Eddy Wijaya dalam Podcast EdShareOn: Eddy Sharing and Discussion. Dalam sesi tersebut, narasumber yang hadir, yaitu Peneliti TI Indonesia sekaligus Anggota Koalisi MBG Watch, Agus Sarwono, menyoroti berbagai kejanggalan dalam tata kelola, mulai dari kasus hukum, ketidaktepatan lokasi, pemborosan anggaran, hingga peringatan bahwa pergantian pimpinan saja tidak cukup memperbaiki keadaan.

Pergantian Pimpinan Belum Menjamin Perbaikan Sistem

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), didampingi dua wakil yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn.) Trenggono. Langkah ini dilakukan untuk menggantikan jajaran pimpinan terdahulu—Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya—yang kini ditahan Kejaksaan Agung terkait dugaan kasus korupsi dan suap dalam pengelolaan program tersebut.

Namun, Agus Sarwono menegaskan satu hal penting: “Penggantian kepala BGN saja tidak menjamin kinerja akan menjadi lebih baik, apabila kerangka hukum, aturan, tata kelola, dan regulasinya tidak diperbaiki secara mendasar.” Menurutnya, pergantian orang hanya bersifat permukaan, sedangkan akar masalah penyimpangan terletak pada sistem yang belum memiliki payung hukum dan pengawasan yang kuat.

Ketimpangan Penempatan Fasilitas Tidak Sesuai Kebutuhan

Dalam pemaparannya, juga disinggung data mengenai wilayah dengan angka stunting tertinggi di Indonesia, yaitu Papua Tengah mencapai 39,4 persen dan Nusa Tenggara Timur sebesar 37,9 persen. Hal ini kemudian dibandingkan dengan penyebaran fasilitas program, di mana disebutkan: “Jauh dengan Papua di atas 30 persen, namun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) justru banyak tersebar di Jawa Barat.” Ketimpangan penempatan lokasi ini dinilai menjadi salah satu hal yang perlu dikaji ulang agar sasaran program tepat pada wilayah yang paling membutuhkan.

Pemborosan Anggaran untuk Barang Non-Esesnsial

Kritik tajam juga ditujukan pada pengeluaran anggaran yang dianggap tidak relevan. Agus Sarwono menyoroti adanya pembelian barang-barang yang bersifat non-esensial di dalam dapur pelayanan gizi, antara lain: “Kaos kaki, semir sepatu, tablet, televisi, CCTV, hingga motor listrik.” Barang-barang ini dinilai tidak memiliki kaitan langsung dengan penyediaan makanan bergizi, sehingga memicu kecurigaan adanya pemborosan dan penyalahgunaan dana negara.

Dampak Luas dari Penyimpangan Pengelolaan

Lebih lanjut, Agus Sarwono menjelaskan dampak buruk dari penyimpangan dan ketidaktepatan pengelolaan ini. Pertama, terjadinya kerugian keuangan negara yang sangat besar, di mana anggaran triliunan rupiah yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat justru habis terbuang untuk hal yang tidak mendesak atau disalahgunakan.

Kedua, program menjadi gagal mencapai sasaran utama. Wilayah yang angka gizi buruk dan stuntingnya paling tinggi justru tidak terjangkau, sementara dana habis di daerah yang kondisinya relatif lebih baik. Akibatnya, masalah gizi buruk tidak teratasi, dan generasi penerus berisiko mengalami penurunan kualitas kecerdasan serta fisik yang akan menghambat kemajuan bangsa di masa depan.

Ketiga, hal ini menimbulkan beban fiskal yang berat bagi negara, yang berpotensi mengganggu kemampuan pemerintah untuk membiayai sektor penting lainnya seperti pendidikan, kesehatan dasar, dan pembangunan infrastruktur. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan pun menjadi runtuh.

Desakan Penghentian Sementara Hingga Regulasi Sempurna

Menanggapi kebijakan yang telah diambil BGN berupa moratorium penghentian sementara pembangunan dapur SPPG serta penundaan operasional selama liburan sekolah, Agus Sarwono menilai langkah tersebut belum cukup menyentuh akar masalah.

“Untuk benar-benar menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari beban anggaran jumbo Program MBG, serta mencegah dampak kerugian yang lebih luas, kami mendesak agar program ini dihentikan secara menyeluruh sampai aturan atau regulasinya selesai disusun dengan melibatkan partisipasi publik,” tegas Agus Sarwono dalam diskusi tersebut.

Penghentian sementara ini dimaksudkan agar penyusunan kerangka hukum, sistem tata kelola, perencanaan lokasi, serta daftar kebutuhan yang benar-benar mendesak dapat dilakukan secara komprehensif, transparan, dan akuntabel. Hanya dengan perbaikan sistem inilah, bukan sekadar pergantian orang, program nantinya dapat berjalan benar dan manfaatnya benar-benar merata bagi yang membutuhkan.(red)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

PAN Sukabumi Perkuat Struktur Partai, 47 Ketua Formatur DPC Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Next

Indocement Masuk Lima Besar Nasional, Komitmen CSR untuk Program Imunisasi Tuai Apresiasi

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Musyawarah Difasilitasi Pemdes Kertamukti, Pengelola PLTMH Siap Perbaiki Jalan Ubrug–Kertamukti
    oleh admin
    Juli 17, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Baca Selengkapnya: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Baca Selengkapnya: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
  • Wujudkan Toleransi dan Gotong Royong, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak
    GADA HUKUM.COM KAPUAS HULU – Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat… Baca Selengkapnya: Wujudkan Toleransi dan Gotong Royong, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Bersihkan Gereja di Desa Riam Sejawak

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme