Wajib Jadi Contoh! DKM di Cimaja Sukabumi Berhasil Ubah Mimpi Bu Neneng Miliki Rumah Layak Jadi Kenyataan.

GADA HUKUM.
SUKABUMI – Sebuah kisah haru sekaligus menginspirasi datang dari Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Berkat kepedulian dan kerja keras Pengurus Dewan Keluarga Masjid (DKM) setempat, mimpi Bu Neneng Solihat (65) anak dari tokoh agama di era tahun 1970, seorang warga kurang mampu, untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan layak huni akhirnya akan segera terwujud, Minggu (5/7/2026).
Selama puluhan tahun, Bu Neneng Solihat dan keluarganya harus bertahan tinggal di bangunan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Dinding banyak yang lapuk, atap bocor kemana‑mana saat hujan, serta lantai tanah yang lembap. Setiap malam, rasa khawatir selalu menyertai karena dikhawatirkan bangunan bisa rubuh sewaktu‑waktu.
“Sudah lama sekali saya berharap punya rumah yang aman. Sering berdoa, meski rasanya hanya mimpi yang sulit tergapai,” ujar Bu Neneng dengan mata berkaca‑kaca.Minggu (5/7/2026).
Melihat kondisi itu, DKM Masjid Al‑Muawanah Cimaja tergerak untuk berbuat nyata. Dengan dana dari jamaah atau diambil dari 30 persen Kas DKM serta menggerakkan gotong royong warga dan pemuda untuk membangunnya secara bertahap. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, mereka membuktikan bahwa kekuatan kebersamaan bisa mengubah keadaan.
Rumah Bu Neneng dirombak total oleh Jajaran DKM dan Warga, tidak lama lagi rumah Bu Neneng berdiri kokoh dengan dinding rapi, atap anti bocor, lantai semen, serta pencahayaan dan sirkulasi udara yang sehat. Suasana rumah yang dulu gelap dan pengap tidak lama lagi terasa terang, bersih, dan sangat layak untuk ditinggali.
“Kami percaya rezeki itu bisa mengalir melalui jalan kebaikan. Membantu sesama mendapatkan tempat tinggal yang layak adalah bagian dari ibadah. Alhamdulillah, jamaah dan warga sangat antusias menyumbangkan tenaga maupun harta,” ujar Ketua DKM Masjid Al‑muawanah, Ustad Ade Ramlan.
Senyum bahagia tak pernah lepas dari wajah Bu Neneng Solihat. Ia menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga dan berjanji akan merawat rumah pemberian ini sebaik mungkin nantinya. “Terima kasih tak terhingga kepada seluruh pengurus DKM, jamaah, dan warga. Mimpi saya jadi nyata,” ungkapnya penuh tangis haru.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lingkungan sekitar bisa menjadi solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan. Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini diharapkan dapat menular ke lingkungan lain, agar semakin banyak warga yang bisa merasakan kenyamanan tinggal di rumah yang layak dan aman.
Redaktur:Asep lodaya