Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
mediagadahukum.com mediagadahukum.com
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Home/Breaking News/Eksklusif EdShareOn: Mantan Menkumham Desak Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Diseret ke Ranah Pidana

Eksklusif EdShareOn: Mantan Menkumham Desak Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Diseret ke Ranah Pidana

By admin
Oktober 7, 2026
0

BOGOR, 07 OKTOBER 2026 — Temuan fasilitas mewah setingkat apartemen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, yang dipublikasikan Ombudsman Republik Indonesia pada 23 September 2026 memicu gelombang kritik keras. Kasus ini dinilai bukan sekadar pelanggaran disiplin biasa, melainkan cerminan rusaknya sistem pengawasan serta praktik transaksi fasilitas yang telah berjalan secara terstruktur.

Hadir sebagai narasumber dalam Podcast EdShareOn yang dipandu oleh Eddy Wijaya, Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) periode 2004–2007, Prof. Dr. Hamid Awaluddin, S.H., M.A., menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik pembenahan total. Ia meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) tidak ragu untuk membawa kasus ini ke ranah hukum pidana.

“Sangat menyedihkan dan memalukan. Tindakan konkret yang diberikan jangan hanya sanksi administratif seperti pemberhentian atau penonaktifan. Harus ada aspek pidana di dalamnya agar ada efek jera,” ujar Hamid secara tegas dalam tayangan eksklusif tersebut.

Hilangnya Barang Bukti: Perintangan terhadap Proses Hukum

Satu hal yang menjadi sorotan tajam Hamid adalah menghilangnya sejumlah fasilitas mewah—seperti televisi layar lebar dan pendingin ruangan—tepat setelah jajaran pimpinan kementerian turun melakukan pemantauan. Alasan bahwa barang-barang tersebut “rusak dan sedang diperbaiki” dinilainya sebagai kebohongan yang tidak logis.

“Ini sebuah paradoks. Biasanya kalau pejabat mau datang, barang yang tidak ada diadakan agar pejabat gembira. Ini kebalikannya, begitu menteri turun, barang justru hilang. Tolong kalau berbohong kualitasnya ditingkatkan agar lebih cerdas. Ini betul-betul menganiaya kecerdasan kita,” cetusnya.

Secara hukum, tindakan menyembunyikan atau memindahkan fasilitas tersebut sudah masuk kategori perintangan terhadap proses hukum (obstruction of justice) karena sengaja menghilangkan barang bukti. Pintu inilah yang menurutnya harus dibuka terlebih dahulu oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab.

Menghakimi Logika Klaim “Rumah Dinas”

Merespons pembelaan pihak lapas di Komisi XIII DPR RI yang menyatakan bangunan mewah itu sebagai rumah dinas Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Hamid mengajak publik menggunakan akal sehat. Ia menyoroti kejanggalan fasilitas di ruangan yang diketahui dihuni warga binaan kasus korupsi berinisial JM: mulai dari kamar mandi khusus bilas bergaya hotel bintang lima, kulkas besar, sofa premium, televisi layar lebar, hingga sarana rekreasi mini golf.

“Level jabatan apa yang memiliki fasilitas mewah seperti itu? Berapa penghasilannya? Waktu saya jadi menteri dulu, toilet saya tidak seperti itu,” tandas Hamid. “Status propertinya mungkin rumah jabatan, tetapi pemanfaatannya jelas bukan untuk pegawai. Peralatan canggih seperti itu hanya bisa diadakan oleh orang yang memiliki kekayaan besar.”

Dua Arah Penegakan Hukum: Penikmat Fasilitas & Masa Lalu

Hingga wawancara berlangsung, lima oknum petugas lapas telah dijatuhi sanksi administratif berupa pencopotan jabatan. Namun bagi Hamid, langkah tersebut belumlah adil jika berhenti di situ saja. Hukum harus ditegakkan secara berkeadilan ke dua arah sekaligus:

Pertama, warga binaan yang menikmati kemewahan wajib diproses pidana. Pemberian fasilitas istimewa tersebut bukan tanpa imbalan, sehingga penikmatnya harus dijerat pasal penyuapan kepada penyelenggara negara. Jika pihak yang membayar dibiarkan bebas, maka siklus transaksi ilegal ini akan terus berulang.

Kedua, usut kepemimpinan lapas periode sebelumnya. Praktik ini diyakini sudah berjalan bertahun-tahun dan melibatkan sistem terstruktur, termasuk pemegang kunci sel. Audit harus dilakukan mundur agar petugas yang menjabat saat ini tidak dijadikan satu-satunya kambing hitam semata-mata karena “sedang apes”.

Jika Hilir Rusak, Seluruh Sistem Peradilan Terancam

Hamid mengingatkan dampak paling mendasar yang sering terlupakan: Lapas adalah ujung dari sistem peradilan pidana. Jika di bagian hilirnya hukuman dapat dibeli, maka seluruh kerja keras kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan menjadi sia-sia.

“Efek domino negatif akan muncul terhadap keseluruhan sistem penegakan hukum kita. Polisi dan jaksa akan ogah-ogahan bekerja keras jika mereka tahu di hilirnya nanti, hukuman bisa dibeli dengan fasilitas mewah,” tegasnya.

Sebagai penutup, mantan Menkumham ini menyarankan pengawasan Kantor Wilayah diperketat melalui laporan kinerja mingguan Inspektorat, serta digalakkan inspeksi mendadak secara acak dan tertutup langsung dari tingkat kementerian.

Analisis lengkap wawancara ini dapat disaksikan eksklusif di kanal YouTube dan situs resmi EdShareOn.(red)

Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Amankan 160 Slop Rokok Tanpa Pita Cukai di Perbatasan

Next

Dakwaan Dibacakan, Tim Kuasa Hukum Don Ritto Siapkan Eksepsi & Tuntut Saksi Kunci Hadir Langsung di Sidang

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Pemkab Sukabumi Kucurkan Rp373,9 Juta untuk Perbaikan Jalan Rambay–Babakan Cisaat
    oleh admin
    Oktober 16, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    oleh ptsigmacreativeindonesia@gmail.com
    Oktober 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Media Gada Hukum adalah platform layanan hukum digital yang hadir untuk memberikan solusi cepat, tepat, dan terpercaya dalam berbagai kebutuhan hukum masyarakat Indonesia.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
    GADA HUKUM.COM Sukabumi – Yusuf Taojiri resmi dilantik sebagai Kepala… Read more: Yusuf Taojiri Resmi Dilantik sebagai Kepala Desa PAW Cibolang, Siap Emban Amanah untuk Kemajuan Desa
  • Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
    GADA HUKUM – SUKABUMI – Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 13/Nanggala/1/1… Read more: Yonarmed 13/Nanggala dan Jurnalis Sukabumi Bangun Komunikasi Strategis Melalui Silaturahmi
  • Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara
    GADA HUKUM – SUKABUMI, 11 Juni 2026 – Penanganan perkara… Read more: Yayat Priatna,.SH.,CIAE. dan Trisna Wahyuna,.SH,.CLA.dari OP & Partners Dampingi Tersangka Saat Jalani Penahanan di Lapas Warungkiara

Pages

  • Beranda
  • Breaking News
  • Hukum
  • Opini
  • Polri
  • Militer
  • Sosial
  • Umum
  • Nasional
  • Kabar Daerah
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Contact

Phone

+62 858 8808 1116

Copyright 2026 — Media gada Hukum. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme