Sensus Ekonomi 2026, BPS Sukabumi Minta Warga Sampaikan Informasi Sesuai Kondisi Nyata

GADA HUKUM.
SUKABUMI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan sebenarnya di lapangan.
Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Muhammad Solihin, mengatakan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang benar. Data tersebut nantinya akan menjadi gambaran penting mengenai kondisi perekonomian, perkembangan usaha, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran besar dalam memetakan perubahan ekonomi, termasuk pertumbuhan sektor usaha, pelaku UMKM, hingga pola kegiatan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.
“Melalui sensus ini kita dapat melihat bagaimana perkembangan dan perubahan struktur ekonomi masyarakat. Karena itu, kami mengajak masyarakat memberikan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya agar hasil pendataan dapat menggambarkan keadaan ekonomi secara tepat,” ujar Muhammad Solihin.
Ia menjelaskan, data hasil Sensus Ekonomi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan perencanaan program yang berkaitan dengan sektor ekonomi maupun sosial.
Selain mengajak masyarakat berpartisipasi, BPS Kabupaten Sukabumi juga terus memastikan petugas sensus di lapangan menjalankan pendataan sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan.
“Kami selalu memberikan arahan kepada petugas agar menjalankan tugas berdasarkan SOP yang berlaku. Setiap proses pendataan harus dilakukan secara profesional agar informasi yang diperoleh benar-benar valid,” jelasnya.
Muhammad Solihin menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap informasi yang diberikan, karena seluruh data yang dihimpun oleh BPS memiliki jaminan kerahasiaan sesuai aturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Ia menilai, keakuratan data menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan. Data yang tidak sesuai kondisi nyata dapat berpengaruh terhadap perencanaan maupun evaluasi program pemerintah.
“Data yang diberikan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam melihat perkembangan ekonomi. Semakin akurat data yang terkumpul, semakin tepat pula kebijakan yang dapat disusun,” tambahnya.
BPS Kabupaten Sukabumi berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mendapat dukungan dari seluruh masyarakat agar berjalan lancar. Hasil pendataan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dan rujukan dalam menentukan strategi pembangunan ekonomi jangka panjang.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat ikut berkontribusi, petugas dapat menjalankan tugas dengan baik, sehingga hasil sensus ini memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah dan nasional,” pungkas Muhammad Solihin.